Showing posts with label Playlist. Show all posts
Showing posts with label Playlist. Show all posts

Saturday, 21 January 2017

Biarlah Patah Sejadi-jadinya

Tulisan kali ini merupakan partitur sedih yang saya simpan sebagai daftar putar di pemutar musik saya, yang selalu saya dengarkan ketika dunia mencoba menolak keberadaan logika saya.
1. Kalapuna - Danilla
Sebenarnya lagu ini saya dedikasikan untuk hari-hari terakhir di tahun 2016 dengan harapan bahwa, semua yang berlalu biarlah punah dan tidak menjerat alat gerak lagi untuk ke depannya. Sekalipun masa dari kalapuna adalah yang saya rasakan saat ini.

2. Stay Close Don't Go - Secondhand Serenade
Lagu ini adalah lagu kesukaan saya ketika saya berada di bangku sekolah menengah pertama, lagu yang pernah dinyanyikan oleh seseorang, dan lagu yang bisa menguras air mata jika saya mengingat kejadian di pantai kemarin.

3. Hello Heartache - Avril Lavigne
Pasca berakhirnya hari-hari gelap di penghujung semester satu di bangku kuliah, merupakan masa di mana saya benar-benar merasa depresi hingga saya sering menelan beberapa obat tidur agar saya dapat melupakan rasa pedih di hati.

4. How - Maroon 5
Kembali bersama grup band yang saya kagumi sejak saya berusia 12 tahun, beberapa lagu nina bobo saya adalah Goodnight Goodnight dan Won't Go Home Without You. Lalu, pada pertengahan tahun 2016 kemarin saya tidak sengaja memutar acak daftar album Hands All Over You dan lagu ini membawa kembali kenangan yang pernah saya lalui bersama seorang rekan.

5. Speechless - Lady Gaga
Saya masih ingat beberapa tahun di belakang kala saya bersikeras menjadi aktor atau pelakon teater sebagai profesi saya dan impian terbesar saya saat itu adalah untuk dapat menghidupkan lagu ini ke dalam sebuah luapan emosi dalam teater. Merupakan lagu pertama dari Lady Gaga yang saya dengar dan jatuh cinta.

6. Everybody's Changing - Keane
Beberapa tahun saya berhenti mendengarkan lagu ini karena ia mengingatkan saya kepada sebuah senja bersama orang-orang yang kini telah berhenti bertegur sapa dengan saya. Setelah tanpa pemberitahuan bahwa lagu ini diputar kembali, saya merasa ada kelegaan telah mengikhlaskan rasa sakit hati saya terhadap mereka melalui lagu ini.

7. And If My Heart Should Somehow Stop - James Vincent McMorrow
Hal pertama yang saya ingat ketika mendengarkan lagu ini adalah perjalanan Malang-Surabaya setiap hari di bulan November-Desember kemarin. Ketika hati berkobar kala ada yang tidak berkabar. Saya sering membayangkan jika ajal menjemput saya pada saat itu, apakah saya akan lega ketika memendam sesuatu padahal harusnya dibagikan ke orang lain?

8. If (Don't Ever Blame Yourself) - Last Day of April
Saya pernah mencinta orang dengan sangat besar hingga saya tenggelam dalam perasaan saya sendiri, saya tidak meronta dan justru menikmati waktu-waktu saya bersamanya. Sekalipun saya tidak akan pernah bisa memenangkan hatinya. Saya melihat bahwa apa yang saya lakukan adalah sebuah hal yang membuat saya berkembang, terlepas dari pedihnya debar saat rasa itu hanya sampai di dada saya saja.

9. A Step You Can't Take Back - Keira Knightley
Saya berpikir beberapa saat untuk meletakkan lagu ini ke dalam daftar putar 'Perjalanan' karena lagu ini merupakan teman yang menemani saya sewaktu ke Jepara pada bulan September di tahun kemarin. Saya sempat terobsesi untuk melakukan apa yang lagu ini ceritakan karena terlalu sedihnya saya saat ini.

10. Drown - Bring Me The Horizon
Akhirnya saya dapat menikmati album pertama dari grup Bring Me The Horizon dengan warna musik yang lebih kalem. Lagu ini adalah salah satu dari sekian lagu yang saya suka di albumnya, yang saya khususkan untuk mengenang peristiwa menyedihkan sewaktu malam keakraban bersama asisten-asisten laboratorium pada bulan Desember 2015. Momen yang tidak akan pernah saya lupakan.

Wednesday, 18 January 2017

Kepingan Cinta Merekah

Aku pernah berpikir bahwa cinta itu seperti sekuntum bunga yang cantik di pelataran depan terasmu, yang tumbuh menawan dan warnanya memikat mata, ketika kau petik dan kau rawat akan meniupkanmu seberkas kebahagiaan, atau ketika kau pindahkan ke dalam vas keramik dengan ukiran kesukaanmu ia akan mempercantik ruang tidurmu. Bagiku, cinta yang merekah kulambangkan dengan sekuntum bunga mawar putih atau tulip merah muda.
Sama dengan berbagai kesempatan lainnya, cinta yang merekah memiliki tangga nada dan alunan melodinya sendiri, yang akan kurangkum dalam daftar pemutar ‘Cinta Merekah’:
1. Inside of Love – Nada Surf.
Pertama, saya harus berterima kasih kepada serial How I Met Your Mother karena lagu ini benar-benar aku banget. Apa yang saya impikan, untuk tahu bagaimana merasakan debar di dada kiri yang menegangkan dan sakit seperti debar jatuh cinta untuk pertama kali. Tidak bisa dipungkiri kenyataannya bahwa, saya memang ingin merasakan perasaan itu lagi. Terlepas dari terbalas atau tidak terbalasnya perasaan saya, saya hanya ingin hangat yang menenangkan.

2. Hanya Kau – The Adams.
Merupakan salah satu lagu dalam negeri yang saya suka karena komposisi musiknya ringan di telinga dan tiap baris liriknya mengurai setiap perasaan dan debar yang saya rasa ketika saya bersama seseorang yang saya suka. Sayangnya, saya harus gigit jari kali ini.

3. My Body – Young the Giant.
Dengan cinta, terkadang hal-hal gila bisa dilakukan dengan akal sehat. Seperti mengejar sebuah kereta yang diceritakan oleh pelantun lagu ini. Perasaan cinta akan terus kembali kepada seseorang yang kita anggap sebagai rumah.

4. You Are the Ocean – Phantogram.
Orang-orang mengatakan bahwa jarak akan menguak seberapa jauh rindu yang akan ditempuh, dan ternyata memang benar, sembari menenun rindu dengan kedua tanganku, kedua mataku menyaksikan suatu debar yang merona—yang rasa senangnya membuat hari berjalan sangat pendek, dan membuat perasaan hati jadi lebih berwarna. Aku menggambarkan perasaan cinta kepada seseorang seperti aku mencintai suara debur ombak dan uar aromanya.

5. Yellow – Coldplay.
Bayangkan saja ketika ada sepasang kekasih yang berjalan menyusuri blok-blok bangunan besar dengan sinar rembulan yang mengikuti; mereka berjalan begitu dekat hingga hangatnya memeluk dingin di malam gerimis tersebut. Itulah yang saya rasakan ketika pertama mendengarkan lagu ini.

6. I’ll Be True to You – Research Material.
Awal mula saya mengenal lagu ini dari serial televisi kesukaan saya, yaitu Teen Wolf. Saya sering menontonnya dengan salah seorang yang spesial dan entah mengapa, saya ingin mendedikasikan lagu ini untuk setiap waktu yang kami habiskan bersama kala menonton Teen Wolf.

7. Pretty Brown Eyes – Cody Simpson.
Menurut saya, perasaan suka cukup sering disubstitusikan dalam sebuah frase ‘falling for the brown eyes’, bisa juga ‘in love with the biggest brown eyes’. Lagu ini setia menemani daftar putar kisah cinta saya sejak pertengahan 2013. Terkadang saya sering membayangkan bahwa ada seseorang yang menyanyikan lagu ini untuk saya ketika saya jatuh cinta. Oh, feromon.

8. If You’re Not the One – Daniel Bedingfield.
Merekahnya bunga perasaan tersebut diikuti dengan tumbuhnya duri di badannya, tatkala kau tidak pandai memetiknya, kau akan melukai dirimu sendiri. Lagu ini seharusnya menjadi lagu untuk yang terakhir singgah, namun saya tetap mendengarkannya ketika saya merasa saya jatuh cinta.

9. Can’t Help Falling in Love – Elvis Presley.
Lagu ini lagu kesukaan ibu saya dan sering diputar semenjak saya masih kecil. Mewabahnya lagu ini adalah ketika adegan Ed memainkan lagu ini dengan gitar untuk Lorraine di film The Conjuring 2. Sewaktu lagu ini dinyanyikan, saya reflek menyanyikan dan menitikkan air mata karena liriknya yang syahdu.

10. All About You – McFly.
Sebenarnya pertama tahu lagu ini dari listening Pathnya teman sekampus saya, acapkali dengar di stasiun-stasiun radio setelahnya, dan kemudian berujung saya suka dengan lagu ini. Bagi saya, lagu ini terdengar seperti seseorang yang mempertanyakan perasaannya terhadap orang yang ia suka dan dijawab dengan senyuman manis.