Wednesday, 14 November 2018

Mengenal Diri Sendiri

Kita punya suatu diri yang terbatas jangkauan lengan yang pendek dan kemauan yang panjang.

Kita punya suatu jawaban yang menolak diberi pertanyaan, bebunyian yang mengisi kesunyian rongga dada.


Kita punya suatu kisah yang memisah kata-kata dan batas kota, jalan-jalan lengang dan taman kota yang melahirkan kenangan.


Dan kita punya suatu rekam ingatan, kenangan, dan memori jangka pendek yang menyisakan kita di masa depan.

Monday, 5 November 2018

Batas

Batas setidaknya memisahkan penciptaan satu dengan lainnya. Hari kian tua dan horison membelah siang dengan malam. 

Resah yang dulu selalu berganti jadi lalu.

Lalu kita dipisah oleh kata-kata dan batas kota.

Waktu dan cuaca kini tak pernah kubaca lagi beritanya.


Dari sini timbul percikan-percikan rindu, membelenggu, mengganggu. Nestapa, putus asa, berkuasa.

Lalu resah yang memeluk erat diri kembali hadir menantang takdir.

Kemungkinan muncul kembali ke permukaan.


Batas adalah jarak yang memisahkan senyummu dan dinding ketidakwarasanku. Layaknya kopi yang menjauhkan mimpi dari tidur.


Batas adalah perantara.

Besok batas hari ini dan hari kemarin.

Lusa batas besok dan hari ini.