Aku ingin menjadi seseorang yang
meniup terompet tahun baru,
bersulang sebotol anggur merah,
dan makan jagung bakar
di halaman rumahku, bersamamu.
Aku ingin menjadi seseorang yang
bersyukur dan
menuliskanmu puisi, pantun,
sajak, prosa, dan macamnya
sebagai pengingat bahwa kaulah
seni dalam hidupku.
Aku ingin menjadi seseorang yang
kau ajak bicara saat
pesta ulang tahun saudarimu 'tau
gebyar makan malam
saat kau diundang oleh keluarga
besarmu di desa.
Aku ingin menjadi seseorang yang
menegur diammu dan
menjunjung kebanggaanmu saat
tinggi rendahnya emosimu
di siang ‘tau malam hari saat
bumi goyah tidak memercayaimu.
Aku ingin menjadi seseorang yang
menyambut lelahmu di
sore hari, mengecup hangat
bibirmu, dan mendengarkan
ceritamu tentang kantor, menu
makan siang, pun kemacetan.
Aku ingin menjadi seseorang yang
terlintas dalam benakmu,
‘ntah pukul 2 siang saat kau
kelaparan dan pusing,
'tau pukul 2 pagi saat kau gundah
butuh kawan ngobrol.
Aku ingin menjadi seseorang yang
bernyanyi bersamamu
oleh lagu-lagu pop dan alternatif
di tahun kelahiranmu,
dan mungkin sedikit jazz sehingga
kita bisa berdansa.
Aku ingin menjadi seseorang yang
mengabadikan kenanganmu
dalam sebuah atau dua buah
fotograf resmi dan membingkainya
lalu membuat buku album
pencapaian karirmu selama 10 tahun t'rakhir.
Aku ingin menjadi seseorang yang
tumbuh tua bersamamu
menyaksikan anak cucu kita tumbuh
dewasa dan menawan,
sehingga aku bisa bersombong diri
karena diwariskannya sifat dariku.
Aku ingin waktuku lebih lama
bersamamu, jika keinginanku
menjadi seseorang yang a, b, atau
c tidak sempat menjadi
nyata karena ku terlampau sibuk
bermimpi tentangmu.
=================
Malang, 5 Januari 2017
Ditulis di Pantai Sendiki,
Oleh ombak dan pasir.
0 comments:
Post a Comment