Saturday, 24 December 2016

Tepian Senja di Penghujung Natal

Langit sibuk menyibakkan kerinduan saat surya jatuh.
Pada senja yang sama kutoleh arloji di tangan kiriku.
Sudahkah ia menunjukkan pukul merindukan kamu waktu setempat?
Lalu kuingat bahwa arlojiku selalu menunjukkan waktu
Ketiadaanmu di sisi saat kemarin, hari ini, dan lusa.
Rindu berputar menghantam dinding hati menggoyahkan perasaan.
Di penghujung natal dan pertengahan rindu.
Kulayangkan pesan-pesan di udara hingga pengap paru-paruku.
Memenuhi isi kepala dengan ikatan karbon kerinduan.
Yang berantai, menumbuk, bergabung, dan menyulam gelisah.
Berintikan rindu, rindu, dan rindu hingga tenggelam dalam sendu.


====================
Malang, 24 Desember 2016
Meniti karir di bidang rindu-merindu-tidak-dirindukan.
Selamat natal bagi yang merayakan. Semoga Kristus memberkati.

0 comments: